Wednesday, July 1, 2009

“10 Things You Didn't Know Gmail Did.” I know several of ‘em :D

Bisa dibilang gw lebih suka pake GMail daripada Y!Mail (Yahoo!Mail.) Buat gw GMail lebih terorganisir, ada filtering dan kesannya lebih rapi. Oh, dan aksesnya lumayan cepet dibandingin Y!Mail :) Not that I’m hating Y!Mail or what, but each mail service has own’s plus and minus. Kebetulan aja gw udah kepincut sama si rubah di G!Mail theme yang ‘Tea House’ :D

Omong-omong, gw nemu artikel yang nulis soal GMail. Buat gw ni artikel rada, er, lebay? XD Bener sih ada beberapa hal yang gw ga tau kalo ternyata itu bisa dilakukan GMail tapi sisanya ya lebih kaya udah paket standar gitu, heuhe. Oke, jadi gw sekarang lagi bosen, ga ada bahan tulisan, jadi gw sekali-sekali ngomentarin artikel lah :D

Gmail is really useful. It's free without feeling cheap. It doesn't add ads to the signature line of your email messages, and it gives you a very generous amount of storage space.
Still not convinced? What's So Great About Gmail?

Here's a few things you may not have known you can do with Gmail.

Sampe sini gw masih percaya :D In fact, gw ngakak pas baca “It doesn’t add ads to the signature line of your email messages” XD Kalo ‘very generous amount of storage space’ Yahoo!Mail juga udah pake unlimited Inbox space. Anyway, go on…

1. Use Gmail Offline With Google Gears
If you have Google Gears installed, you can use Gmail on the Web just like you were using it from a desktop client. It runs in three modes, online, offline, and "flaky connection" for those times when you can't count on a good signal.

If you send message while you're offline, your message will be sent while you reconnect, and you can browse through the messages you've already received.

Jujur aja, gw kecewa sama ini. Such a total dud :( GMail Offline itu adanya bikin stres dengan endless notifications dan beberapa kali reconnecting kalo sambungan Net lu lagi rada ngaco (dan di Indonesia, itu artinya tiap hari) dan misalnyapun sambungan Net lu lagi beres, somehow GMail Offline said it otherwise. Entah mejik darimana. Dan yang gw kira gw sendiri doang kaya gitu, ternyata temen-temen gw di Twitter pada ngomel juga. Anyway, I used it before and I didn’t want to use it again. Aaaanywaaay… Kalo lu pengen make, ada di bagian Labs di Settings.

2. Get Driving Directions From Gmail

Did someone send you an invitation with an address? Google automatically detects addresses in messages and creates a link to the right of your message asking if you would like to map it. It also asks if you'd like to track packages when you receive messages that contain them.

OK, gw ga tau soal ini. Tapi mengingat emporium Google dengan Google Maps-nya dan Google Earth yang ciamik punya, jadi gw rasa bisa-bisa aja. Dan kalo ga salah di Y!Mail juga ada fasilitas kaya gini (kalo ada alamat, jadi hyperlink di Y!Mail dan abis itu lu bisa cari alamat itu di Net.) Kalo Y!Mail aja bisa, Google ga mau kalah pastinya.

3. Turn on Experimental Features With Gmail Labs
Gmail Labs is a feature of Gmail that allows you to experiment with features that aren't necessarily ready for wide release. If they're popular, they might eventually be incorporated into the main Gmail interface.

Example tools include Mail Goggles that attempts to give you a sobriety test before you post on the weekend. Another includes a game. Gmail Labs also includes the very useful task list.

Yep. GMail Labs ini lucu-lucu. Serius deh. Beberapa fitur di sini cukup berguna (er, ya, kecuali GMail Offline tentunya.) Untuk akses GMail Labs, klik Settings > cari tab Labs (di sebelah Themes.) There ya go :D

4. Add Gmail Themes

Rather than using the same Gmail background, you can use Gmail themes. Some themes even change during the day, similar to iGoogle themes. Some of them make your email harder to read, but most of them are pure fun.

THIS ONE IS PURELY GENIUS. Er, oke, pendapat subjektif :D Gw punya dua akun GMail dan dua-duanya gw kasih tema yang beda. Satu pake ‘Tea House’, satu pake ‘Bus Stop’. Kalo ‘Tea House’ itu berubah sesuai dengan jam, ‘Bus Stop’ merupakan bentuk imut dari aplikasi Google Weather XD Semacem ramalan cuaca gitu. Kalo bakal ujan badai, nongol Benjamin Franklin bawa layangannya dan lagi ujan gede. Kocak deh. Cara menginstall themes: Settings > Themes. Pilih yang lu suka deh :D

5. Put a Task List on Your Gmail
This feature took a long time to arrive, but it was worth the wait. It is part of Gmail Labs. You can create a task list that shows you your to-do items and lets you check them off when completed. It also allows you to assign due dates and add details, as you would expect.

Your task list can stay hidden, float above the other items on your page, or open in a new window. This is very handy when you want to get something done without leaving your entire Gmail page on the screen.

Again, GMail Labs. Ah, what can we do without ‘em? Gw ga make fitur ini soalnya… Er, ga ngaruh buat gw juga XD Gw udah pasang Google Desktop di laptop gw dan di situ udah ada fitur Notes :)

6. Get Free IMAP and POP Mail

Many competing Web mail systems either don't offer offline access or charge for them. Gmail supports both POP and IMAP, which are industry standards for desktop email clients. That means you can use Outlook, Thunderbird, or Mac Mail with your Gmail account.

This is t3h winner. Jujur aja gw cupu blas waktu gw baru nyadar kalo di Y!Mail ga dapet IMAP dan POP Mail gretongan. OH TIDDAAAAAK. GMAIL AJA BISA GITUH. Buat lu pada manusia sibuk workaholic, this one is a pure 1337.

7. Use Google Apps to Send Gmail From Your Own Domain
I've seen plenty of people give out Gmail addresses as their professional contact, but you might still be worried that this might not look professional. There's an easy solution. If you own your own domain, you can use the free version of Google Apps to turn your domain address into your personal Gmail account.

Messages going to youraddress@yourdomain.com would reach you using Gmail's servers, and your clients would never know the difference. It's also easier and cheaper than trying to maintain your own email server.

Okeh okeh, gw belum pernah nyoba yang ini. Tapi gw pernah liat temen gw jadi gw rasa cukup lucu juga :)

8. Video Chat From Gmail

Gmail is integrated with Google Chat and lets you send instant messages with your contacts. You can also engage in voice and video chats from both Windows-PCs and Macs. Video chat integration is not currently supported by the standalone version of Google Talk.

MAMEEEEEEN, LU BARU TAU MAMEEEENNN?? Manusia gua.

*digeplak*

Yep yep, dengan GTalk yang udah integrasi dengan GMail, kita bisa chat langsung di GMail (yang langkah ini diikuti juga oleh Y!Mail.) Untuk video chat ini butuh donlod app lagi sih, tapi ya gapapa lah ya :D Apalagi video chat GTalk jauh lebih reliable daripada Y!Messenger yang udah kaya Bintaro pas Senin pagi. JAM BERANGKAT NGANTOR PULAK.

9. Check the Gmail Server Status

Gmail is reliable enough that outages make the news. That doesn't mean they don't happen. If you ever wonder if Gmail is down, you can check the Google Apps Status Dashboard. You'll find out if Gmail is running, and if it is down, you should find information about when they expect it to be online again.

Errrr… Oke. Gw agak kaget baca yang ini. Pake app? Lha gw kira otomatis gitu? Kalo misalnya Net lagi down, langsung ada tulisan di atas gitu yang ngasih pengumuman Net lagi down (which is kinda useless tho. Lebih cepet Command Prompt terus coba nge-ping, katakanlah, detik.com hyahahahaha.) Anyway, yes, this one is nifty.

10. Remember the Milk

If you're not happy with Gmail's experimental task list, or you want to use a service with more features, try Remember the Milk. It's not made by Google, but it integrates with Gmail. You can still see your task list in Gmail or have reminders sent to you by email.

Gw ndak make ini. Udah cukup si GMail di web buat gw :)

Sumber artikel: 10 Things You Didn't Know Gmail Did

Friday, June 26, 2009

I want my daughters to be brave and my sons to be courteous

Guys, masih inget entry blog gw soal pelecehan seksual?

Rupanya entry gw mendapat respons banyak dari temen-temen gw di Facebook *thank you guys* dan omong-omong ada temen gw namanya Mbe a.k.a Masda Bhakti ngasih komen *thanks yo Mbe.*

Jadi inget waktu si fulan dari negeri antah berantah berkata,
semua laki-laki di dunia itu kebagi dua sajah ->
satu: brengsek, dua : homo
so sampai disini, para wanita, mohon maklum ^^

Nah, yang [b]rengsek ini statenya dimulai dari level yang paling [b]aik ampe yang paling [b]ejad. Terusss, level ini dipengaruhi tingkatan norma, pendidikan, kultur, sosial, keluarga, dll yang didapat semasa hidupnya. Hal yang ok's banget tuh kl ada cewe negur frontal ke cowo yg ngerasa ngeganggu. Biar tu cowo dapet pelajaran lebih untuk mengontrol testosteron yang menjalar mulai dari biji mata ampe ke biji yang laen.

You know what? Gw nyesel. Rasanya gw itu ngga ‘walk the talk’. Gw bilang di entry sebelumnya bahwa itu adalah hal yang keren dan bagus banget oleh seorang cewe untuk bilang ke cowo yang matanya jelalatan “HEH! LU BISA GA, GA USAH JELALATAN GITU?” tapi gw sendiri belum tentu melakukannya.

Kenapa?

Kemarin (Kamis, 25 Juni) gw berangkat ngantor seperti biasa. Penampilan gw udah ngga banget – sampe biasanya yang manggil gw dengan sebutan “Abang” itu biasanya si Tono, kali ini anak-anak kantor manggil gw dengan, ya, “Abang” – kaos, jeans, jaket biru kotak-kotak yang tersohor ituh dan topi. Gw beberapa kali suka dikira cowo sama kenek bis.

OK. Cut the crap already.

Di bis, gw duduk di bagian belakang yang kebetulan masih kosong. Di sebelah gw ada cowo kantoran dan di sebelahnya lagi ada cowo, udah berumur, orangnya kecil dan item *dooo main fisik! Huhu, mohon maap ya kepada temen-temen yang ngrasa. Ini untuk identifikasi pelaku kok, heuhehe* Dan cowo tua item kecil ini (codename: KUTUKUPRET) ngeliatin gw mulu.

Eh ya kok cowo kantoran yang duduk di sebelah gw ini kaya nyadar kalo si Kutukupret ini ngliatin gw, jadi dia memposisikan duduknya sehingga tu Kutukupret ga bisa ngeliat gw secara langsung. Huhuhu, makasih ya mas (codename: COWO BAEK.)

Masalahnya, ketika di daerah Kebon Sirih, si Cowo Baek turun dari bis akibatnya si Kutukupretkutukampret ini praktis ngeliat gw langsung dan dia mulai… Nyanyi. Nyanyi sambil ngliatin gw. Bayangin aja :| Mungkin kejadian gw diikutin orgil pas gw nyasar di Semanggi masih mendingan.

Dan dia mulai ngomongin ucapan-ucapan yang menjurus ke fisik dan merendahkan cewe. Clearly that he’s referring it me.

Gw? Dengan jeniusnya gw ga negur dia. Entah gw udah kebal (Gosh I hate myself…) atau gw yang males. Males negur, males nyari perkara. Padahal bekas tonjokan di muka pagi-pagi juga ga masalah kali ya? Yang penting si Kutukupretkutukampretnajis itu tau kalo sikap dia itu ga menyenangkan.

Di halte Tugu Tani, dia turun. Dan sebelum dia turun, dia nyorongin selangkangannya ke arah gw dan jelas keliatan kalo pen*s dia itu lagi ereksi.

Buat yang punya anak atau kalian yang masih di bawah umur, refer hal ini dengan pendekatan ilmiah yah. Seriously, kalo lu punya ibu/anak cewe/sodara/kakak/adik/temen baik/sepupu/gebetan/pacar dan diperlakukan seperti itu, gimana perasaan lu?

Gw ga liat secara langsung karena tiap dia liatin gw, gw selalu buang muka. Tapi tau rasanya? Gw shock, kaget, sedih, marah dan ngerasa terhina secara bersamaan.

Buat para cowo yang baca entry ini, terserah kalian mau ngerasa ini lucu, bangga atau merasa kaum kalian terhina. Tapi yang jelas, ini bukan sikap seorang cowo. Bahkan gw rasa orang keparat itu ga berhak menyebut dirinya sebagai ‘laki-laki’. Laki-laki itu bisa menggunakan otaknya dan logikanya selaku imam, bukannya nurutin kont*lnya doang. Kalian para cowo di grup yang lebih bangga sama kont*l kalian ketimbang otak kalian, mati aja deh. Serius. Bumi ga rugi keilangan kalian.

Gw cerita soal ini pertama kali ke mas Ari and man, he’s as pissed as Hell. Dia sendiri ngerasa malu kok bisa ada cowo kaya gitu.

Buat para cewe yang baca entry ini, gw mohon, gw mohon setengah mati, jangan kaya gw. Tolong jangan kaya gw, oke? Kalo lu ngerasa keganggu dengan sikap para bajingan-bajingan di angkutan umum, HAJAR AJA LANGSUNG. Jangan bikin diri lu nyesel atau shock atau trauma (gara-gara kejadian itu gw sempet parno kemarin ngebayangin gw harus ke kantor naik 502.)

Jujur aja gw kemarin ketakutan dan sampe di satu titik gw pengen nangis. Tapi gw ngerasa kalo gw takut, berarti si bangsat itu menang. Berarti gw sendirilah yang neken tombol ‘Stop’ buat diri gw. Hah, hanya gara-gara hewan dekil kaya gitu idup gw harus gw teken tombol ‘Stop’? Gw ga mau. Suatu saat ketika gw punya anak, gw akan bilang ke anak perempuan gw untuk bersikap berani dan gw akan bilang ke anak laki-laki gw untuk bersikap terhormat.

Gw heran, kenapa ada orang yang segitu bebalnya untuk melakukan perlakuan tidak pantas kepada cewe. Gw bertanya-tanya, apa yang mereka rasa/lakukan/pikir kalau ibu mereka sendiri diperlakukan seperti itu? Gimana kalo istri mereka? Pacar mereka?

Gw rasa itu perlu ditanyain ke semua orang, dalam kasus apapun. Ini juga berguna buat nahan emosi kita dan bebalnya kita untuk melakukan perbuatan bodoh.

Apa yang bakal gw rasain kalo hal ini menimpa orang yang paling gw sayangin/cintai?”

There you go. Thought of the day.

P.S. Again, JANGAN KAYA GW.

Saturday, June 13, 2009

Your Saturday post (a.k.a Barang jarahan)

IMG_2777Adek gw, Yudo, lagi beberes kamarnya dan dia ngeluarin lemari buku punya dia. “Gw ga pake tu lemari,” omongnya pas gw tanya kenapa tu lemari dikeluarin. Berhubung kamar gw yang justru kebanyakan buku, jadi gw nanya ke dia, boleh ga gw embat tu lemari. “Ambil aja” jawabnya. HORE, EMANG LU ADEK PALING BAIK SEDUNIA YUD! *alesyan*

Terus di lemari dia itu dikeluarin juga satu set pensil warna Faber Castell dan krayon pastel (soft pastels) Reeves 36 warna. Waoh waoh XD Ya udah gw ambil *kakak yang maruk* Lumayan bo. Pensil warna sama pastels, rugi kaloIMG_2775 disia-siakan, hohohoho~

Gw suka pastels. Warnanya lembut dan kalo warnain pake pastels itu artinya harus berani kotor XD Tapi emang itu harusnya sih kalo ngegambar mah. Mau ngegambar pake apa juga, walo pake pensil sekalipun ga usah sok bersih deh. Dan pastels paling keren kalo warnanya dibikin blurry pake jari :D

Gw belum pernah ngegambar pake pastels sebelumnya, jadi ya hari ini gw pertama kali ngejajal pake pastels (setelah sebelumnya tergila-gila dengan cat air) dan baru dapet dua gambar. Warna tangan gw jadi ajaib, campur-campur dari item sampe kuning, hehehe. Gambar pertama itu, bisa ditebak – yang paling jelek – bunga Matahari. Soalnya pas lagi mikir mau gambar apa, lagu Magna Canta yang judulnya ‘Himawari’ (Bunga Matahari) main di playlist gw.

IMG_2774

IMG_2776Gambar kedua, gw mau nyoba gimana kalo gambar karakter pake pastel. Tricky bet soalnya :| Gw kebiasa main detail kalo gambar karakter karena pake drawing pen (uh iye, drawing pen gw udah kolaps dua-duanya, hiks hiks. RIP Drawing Pens 02 dan 01, huhuhu. Beli baru deh) dan kalo gambar pake pastels itu kesannya rada haram kalo mau main sok detil di mata. Ya gimana cara? Stick pastelsnya sebagong-bagong gitu. Gambar kedua ini (yang karakter cewe) gw lumayan suka :) Dari ngegambar dua gambar tadi gw belajar beberapa teknik sih. Google is such a really big help. Banyak tutorial penggunaan pastels di Internet, lumayan buat nambah ilmu, hehe.

IMG_2773

Yah, moga-moga bisa belajar banyak lagi yah :)