Saturday, January 31, 2009

Musim hujaaan~ Kodok-kodok bernyanyi, bebek-bebek bersorak... *eh*

Kalo ditanya, saya paling suka musim ujan.

Ya soalnya udah ga ada pilihan lagi, hehe. Kalo milih musim kemarau kok ya rasanya ngga banget. Kemarau gitu lho, panas, gerah, rese, bikin stres, mumet...

Ya selain musim ujan, saya juga suka musim duren *dikeplak*

Sampe mana tadi? Oh iya, musim ujan.

Tapi jelas musim ujan juga ada ga enaknya. Satu, banjir. Ya Jakarta gitu lho, banjir malah udah jadi acara tahunan. Tiap lima tahun sekali juga kita dapet event gede yang namanya banjir gede, hiakaka. Kedua, penyakit musim ujan nongol semua. Demam berdarah lah, malaria lah, flu lah, macem-macem deh. Ketiga, pakaian susah keringnya. Ya mau gimana coba? Lagi jemur pakaian, eh mendung, jadi lama kan keringnya. Itu masih mending mendung, daripada tiba-tiba ujan gremobyos.

Musim ujan jadi memaksa beberapa binatang yang seharusnya ga keluar jadi keluar. Yang seharusnya ga terbang jadi terbang. KECOAK TERBANG CONTOHNYA.

Dan entah kenapa, mungkin karena parit penuh air, tikus-tikus dan curut-curut pada keluar :|

Ya saya sih Alhamdulillah ya para tikus dan curut itu ga silaturahmi ke rumah saya, tapi imbasnya jadi kena saya juga.

Kemarin malam, saya lagi stres konsentrasi ngetik thesis. Dan konsentrasi saya pecah karena ada suara mendecit-decit ribut banget dari luar. Awalnya saya sempet mengira-ngira itu suara apaan dan karena penasaran saya melongok keluar jendela.

Dan ternyata itu suara tikus yang sedang nongkrong di atap rumah tetangga.

Saya ga tau maksudnya si tikus itu nongkrong di atap rumah tetangga dan kenapa dia cicitcuit ribut gitu -- dan saya juga ga pengen tau -- tapi yang jelas buat saya itu ngeganggu. Banget.

Awalnya saya diemin, karena saya pikir ga bakal lama. Ternyata terus aja deh tu tikus mencericit ribut.

Saya kesel. Akhirnya saya ambil kerikil dari tempat bunga di deket jendela ruang TV.

Setelah mengira-ngira jarak, kecepatan dan arah mata angin, saya sambit itu tikus.

*PLETAK!*

KENA! Sekali lempar langsung kena!

Tikus itu diem, terus kabur.

Hmh, pikir saya. Akhirnya. Saya nutup jendela lagi lalu ngelanjutin ngetik thesis.

Ga berapa lama...

EH ITU TIKUS SIWALAN BUNYI LAGI!

Gemes, saya ngelongok keluar jendela lagi. Dan di sanalah tikus itu. Kembali di tempat dan channel yang sama. Mencericit ribut.

Untung masih ada amunisi, saya sambit lagi itu tikus.

Sambitan jitu dan tikus itu terdiam lagi. Ga mau menyia-nyiakan kesempatan dan supaya si tikus itu nyadar, saya sambit lagi *bete*

Akhirnya tikus itu beneran kabur. Masuk ke dalam lubang yang menuju dinding rumah tetangga.

Dan sayup-sayup saya mendengar teriakan "TIKUUUUSSSSS!!!"

Dan bagaimana nasib tikus itu, tiada yang tahu.

Daily thought

"If you love someone, tell them so. Tell them everyday.

Life is too unpredictable to let things such as this go unsaid.

People leave, people die, and people move on. So be honest always and remain open with your feelings.

If someone has made your life better, do not let a day go by without letting them know this.

The time we have here is short, far too short for unsaid sentences.

You can never hug too much, love too much, kiss too much, or touch too much.

When we keep these kind of things to ourselves, regret is surely in the making."

Haven't Got A Prayer

Friday, January 30, 2009

Among the hectic days...

Seperti biasa setiap hari saya mengecek akun Tumblr saya, dan saya menemukan satu log oleh teman saya, Alfa, yang saya harapkan akan terus saya ingat - karena, jujur aja, bahkan baru beberapa menit setelah membaca log itu saya tetep belum bisa melaksanakannya dengan baik.

"Stop for a while and smell the roses"

"Don't forget to breathe"

"WHOOOSSSHAAAAAAAAA!"

Intinya cuma satu toh. Bernafas.

Kalo sedang panik, badan rasanya sesak. Nafas jadi terburu-buru. Kepala pusing. Emosi juga jadi ga karuan.

Dan kemarin saya memaksakan diri entah sudah berapa kali untuk menenangkan diri, bersandar dan bernafas. Menarik nafas panjang lalu melepaskannya lagi. Maksain jantung yang udah deg-degan dan kepala yang udah panas supaya tenang. Dan seperti Nabi pernah bilang, "seseorang yang paling kuat adalah dia yang bisa melawan [hawa nafsu] dirinya sendiri" yang namanya nyuruh kepala supaya tenang itu susahnyaaaaaaaa bukan main. Pantes deh dibilang kuat, hm.

Tapi paybacknya kerasa banget. Kemarin saya bener-bener ga tidur semaleman (baru tidur jam 7 pagi) tapi ya Alhamdulillahnya saya ga sampe ambruk. Sampe pagi saya masih ngerasa seger dan tenang.

Tapi omong-omong nafas, sekarang ijinkan saya untuk menarik nafas dan bersiap-siap nyambit tikus yang ada di atap rumah tetangga sebelah yang berisik cicitcuit ga karuan dengan kerikil...

Tuesday, January 27, 2009

Kenapa ga ada shio kucing?

Tiba-tiba aja saya kepikiran, hehe. Yah siapa tau ada yang belum tau sejarah shio itu gimana atau sekedar lagi nyari cerita pengantar bobo. Ini saya tau dari buku 'Cerita-Cerita Dari Negeri Tiongkok' yang saya temuin di rumah,  nyelip di antara bundelan-bundelan majalah Bobo, hehe.

Jadi ceritanya nih, Buddha berniat memanggil para hewan untuk diberikan berkat dan diposisikan sebagai tahun. Di antara semua hewan yang dipanggil terdapatlah, ya, tikus. Tikus ini rada licik. Kalo ada yang bertanya-tanya "kenapa ga ada shio kucing sih?" itu karena gara-gara tikus. Tikus ngeboongin kucing yang bilang kalo pertemuan dengan Buddha itu lusa, padahal aslinya besok. Gara-gara itulah, kucing ga dapet berkat dan itu juga yang memulai perseteruan antara kucing dan tikus.

Saya nonton dari anime 'Fruits Basket' [Furuba] kalo tikus bisa dapet posisi pertama di jagad shio itu karena dia numpang si sapi/kerbau. Dia tau kalo kerbau itu walo agak lamban, tapi rajin banget. Jadi dia numpang di atas si kerbau (tanpa sepengetahuan si kerbau) dan begitu udah deket Buddha, dia langsung ngeloncat di depan kerbau jadi otomatis si tikus adalah 'yang pertama' dateng di hadapan Buddha. Itu sebabnya kenapa shio tikus itu kaenya enak bet, yang dibilang banyak rejeki lah dan macem-macemnya. 

Balik ke buku kisah Tiongkok, si kerbau rupanya rada bete juga kenapa tikus yang semungil itu kok bisa dapet berkah banyak. Buat si kerbau, harusnya berkah itu didapet dari ukuran badan dan jelas bodi dia lebih gede dari tikus. Si kerbau akhirnya nantangin tikus supaya mereka berdua jalan bareng di desa biar orang-orang desa ngasih penilaian siapa yang besar. Si tikus setuju, dengan kondisi dia boleh memperbesar badannya beberapa kali lipat. Si kerbau setuju, lagian si tikus mau ngegedein badan mau segede apa sih? Tetep gedean kerbau kemana-mana.

Akhirnya si tikus memperbesar badannya beberapa kali lipat sementara kerbau badannya segitu-gitu aja dan mereka berjalan di desa. Tentu aja orang-orang desa pada bisik-bisik dan nunjuk-nunjuk tikus sambil bilang "wah, saya belum pernah lihat tikus sebesar itu! Tikus itu besar sekali!" Ya iya sih ya, namanya juga si tikus udah ngegedein badannya beberapa kali lipat. Si kerbau? Ya karena segitu-gitu aja, orang-orang desa nganggep itu normal. Ga ada yang komentarin si kerbau.

Si tikus akhirnya bilang ke kerbau, "orang-orang desa sudah berkomentar betapa besarnya diriku dan mereka tidak berkomentar apapun tentang kamu. Jelas aku lebih besar" dan secara si kerbau rada-rada slow, akhirnya dia mengaku kalah.

Jadi itu sebabnya kenapa tikus dapet posisi nomer satu di shio dan kenapa kucing ga ada di jajaran shio, hehe.

Picture from Ursi's Blog

YMCK, lets go lets go! YMCK, lets go lets go! YMCK, lets go lets go! YMCK, wooowww!!


YMCK - 'Go! YMCK Go!'

8bit music. Dengerin lagu ini serasa lagi main Nintendo XD

Maksudnya baik, tapi mungkin ngomongnya salah...

Ga bermaksud ngiklan, tapi saya rasa banyak dari kita semua - mau rakyat kecil kek, orang kaya, orang miskin, kaum tertindas, pejabat, konglomerat dan macem-macemnya - perlu liat iklan teh Sari Wangi yang intinya itu "cara ngomongnya kali ya..." Jadi biasanya salah paham itu seringnya kejadian karena cara ngomongnya salah.

Dan yang paling santer sekarang ini adalah fatwa MUI. Yang lagi heboh dibicarain itu ada tiga fatwa MUI yang (belum jelas apakah itu mengharamkan, memubahkan atau memakruhkan) mengatur tentang yoga, golput dan rokok. Buat yang belum tau, mubah itu artinya 'boleh'. Jadi memubahkan itu artinya 'membolehkan'. Sedangkan 'makruh' itu, hm, gimana ya... Ibaratnya kalo dilakuin sih gapapa, tapi lebih dianjurkan kalo tidak dilakukan gitu. Dalam Islam sendiri rokok itu sebenernya hukumnya makruh. Boleh, tapi kalo bisa ya jangan. Soale rokok kan juga kurang bagus buat kesehatan.

Yang terakhir beredar di publik itu adalah fatwa haram yoga dan golput. Rokok (katanya) haram juga.

Pertama, fatwa itu apaan sih?

Kalo dari Wikipedia (ya ya, saya tau ada yang rada protes kalo saya ngerunut dari Wikipedia, tapi biar orang pada ngerti juga. Ungkapan publik deh) fatwa itu adalah religious opinion on Islamic law issued by an Islamic scholar. 'Opinion' lho. Catet. Dan fatwa ini sifatnya bisa mengikat atau ga. Tergantung pemerintahnya. Ada yang bilang fatwa itu 'sekedar' opini atau himbauan, jadi bisa diikutin bisa ngga, tapi ada juga yang bilang fatwa itu sebaiknya (dan malah wajib) diikutin.

Peraturan yang harus ada ketika pengambilan fatwa itu ada empat:
The fatwa is in line with relevant legal proofs, deduced from Qur'anic verses and hadiths; provided the ahadith was not later abrogated by Muhammad. It is issued by a person (or a board) having due knowledge and sincerity of heart. It is free from individual opportunism, and not depending on political servitude. It is adequate with the needs of the contemporary world.
Jadi pertama, fatwa itu harus sejalan dengan bukti-bukti legal - dalam hal ini Al Qur'an dan hadits, dan hadits ini adalah sahih/sah dan tidak ditentang Rasulullah SAW. Kedua, dikeluarkan oleh orang/organisasi yang memiliki pengetahuan dan hati nurani yang bersih (dengan kata lain; jiwa dan akalnya beres gitu deh.) Tiga, tidak mengandung unsur oportunistis/aji mumpung dan ga ada kaitannya dengan unsur politis dan keempat, sesuai dengan kebutuhan saat itu.

Satu-satu deh. Pertama, soal golput.

Saya sendiri pribadi ga mendukung golput. Lha negara butuh suara kita je, kita juga jelas-jelas ada hak memberikan suara. Mentang-mentang itu 'hak' jangan langsung ada anggapan "ah ini kan hak. Boleh dipake boleh ga dong..." Kalo kaya gitu ya jangan salahin kalo Indonesia jadinya ya gini-gini aja. Lha yang ngasih suara juga yang gitu-gitu aja.

Ya saya sih ngerti kenapa ada yang golput. Udah apatis sama para partai politik sampe mata udah soak duluan. Tapi ya minimal pas pemilu buat presiden, pada milih deh. Ironis ga sih, Indonesia segitu histerisnya dengan pemilu Amrik? Padahal negara juga bukan negara kita, presiden juga bukan presiden kita... Malah seringnya saya lihat orang sering banget demo dimana-mana yang katanya anti-Amerika sampe bakar-bakar bendera Amrik segala.

Tapi ya saya ngerasa aneh aja kalo sampe golput diharamkan. Okelah, kalo di Qur'an itu emang dianjurkan (atau malah diwajibkan ya? Ngok, ilmu Qur'an saya udah cetek gini, karatan pula) bahwa kita harus selalu membela negara kala butuh, dan yang namanya 'ngebela negara' ga perlu pake angkat pedang sambil teriak-teriak, ngasih suara dalam Pemilu pun ya termasuk. Tapi yaaaa... Gitu deh. Golput gituh. Kadang kita punya alasan sendiri kenapa kita ogah ngasih suara. Dan ya keputusan kaya gitu harus dihormatin, jangan langsung disuruh nyemplung ke Neraka.

Kedua, yoga. Er, ini buat saya paling aneh. Diberitakan yoga itu diharamkan karena dalam menjalankan gerakan yoga itu ada semacem 'ritual' yang memuja agama lain or sumthing like that. Komentar saya pertama adalah "hweh? Esumpelo?" Memuja agama lain dari mana? Ritual apaan? Lha persepsi umum (dan yang memang kenyataannya terjadi) yoga adalah olahraga. Kegiatan untuk kesehatan. Gimana sih, emang ritual pake sembelih kambing terus joged-joged keliling api unggun? Yoga juga berkaitan dengan meditasi toh, dan meditasi ya universal.

Untuk yang satu ini, otak saya udah bilang kalo fatwa ini rada absurd. Ga tau deh kok bisa ada anggapan seperti ini. Moga aja bukan diharamkan. Mungkin dimubahkan. Ya dimubahkan aja dah, biar ga bikin rancu.

Yang ketiga - yang paling rame - fatwa tentang rokok. Kabar yang ada masih simpang siur. Apakah rokok beneran 'plek' diharamkan sehingga kerja di pabrik rokok pun haram, atau kegiatan merokok itu haram (er ya sama aja ya dengan yang pertama) atau rokok itu haram untuk beberapa orang seperti anak-anak, ibu hamil dan lain sebagainya.

Kalo beneran rokok itu haram total, dilema juga. Taruhannya bisa satu kampung di Kudus. Tau sendiri pabrik rokok itu segede apa. Belum lagi pendapatan negara di mana industri rokok nyumbang duitnya udah ga pake nomer seri lagi. Dan melarang orang merokok? Wah susah. Ya bukan berarti saya jadi meremehkan kekuatan fatwa lho ya, soalnya kan siapa tau, tapi peringatan pemerintah yang sampe jontor ditongolin tiap iklan rokok emang ngaruh gitu? 'Merokok dapat menyebabkan blablabla.' Rokok ini sensitif soale. Yang ngerokok baru bisa berhenti kalo dia yang mau. Kalo paksaan pihak luar ya susah.

Kalo mengharamkan rokok bagi anak-anak, ibu hamil dan haram hukumnya merokok di tempat umum, kendaraan umum, sekolah dan lain sebagainya YA ITU SEMUA JUGA TAU KALEEEE. Ga perlu fatwa cas cis cus buat ngomong gitu. Atau emang Indonesia masih butuh fatwa buat nyuruh orang bersikap sedikit lebih sopan? Ngeri amat kalo gitu ya ni negara, masih harus mendompleng agama. Males liatnya. Apa-apa agama, ada apaan gitu bawa-bawa agama. Cape liatnya, soalnya ga ada abisnya kalo udah bawa agama.

Kalo soal tempat dan siapa yang ga boleh merokok, itu ga butuh fatwa. Itu common sense. Itu IQnya orang aja, apakah dia sedemikian bebalnya sampe ngerokok di tempat umum dan ngajakin mati orang-orang satu bis kota. Tapi ya gitu, yang sering saya liat banyak orang bebal. Banyak orang ga sopan. Bukan ga ada, saya sering lihat kok orang yang matiin rokoknya kalo dia mau naik angkutan umum, tapi banyak juga yang tetep asoy geboy kaya lokomotif ngajakin mati bayi yang lagi digendong ibu di sebelahnya. Banyak perokok yang kalo mau merokok mereka nyari tempat sendiri dan permisi dulu dengan orang sekitarnya, tapi banyak juga yang dengan jijaynya nyalain rokoknya, ngerasa paling ganteng sedunia. Geblek? Banget.

Kalo emang masih butuh fatwa untuk ngingetin orang supaya sopan dikit, tau tata krama dikit, toleran dikit dan pinteran dikit dalam merokok, saya pribadi prihatin banget sama ni negara. Pantes dah ga maju-maju. Toleransi aja ga ada.

Jadi ya saya rasa MUI bisa mengklarifikasikan fatwa-fatwanya. Ya diperjelas deh benernya gimana. Kasian orang-orang yang ga tau jadi bingung dan ntar malah ujung-ujungnya rusuh.

Or simply: "W00t"

http://ifyouwanttoseewhatsonwoottodayitwouldbeeasiertojusttypewoot.com/

Um. Yeah. Dear God.

'If you want to see what's on woot today it would be easier to just type woot'

Monday, January 26, 2009

What's with the major change?

Some of you as the reader of this blog might know that I have another blog. It's my personal space to talk in Bahasa Indonesia and some random topics which are usually about personal life and stuffs.

While this blog, this blog is a space to talk 'serious stuffs'. Stuffs such as politics, social and stuffs.

(For me,) boring stuffs.

So somehow it didn't surprised me much that I tend to update my personal blog much more regularly than this 'formal' blog. I even have this project of comic diary.

And somehow I'm tired of having two blogs. Or in much stupid and sentimental reason, I'm putting my sympathy to this blog. This blog is my 'main' blog. The personal space, well, actually it was my 'back up' space in case something bad happened to my blog (I was notorious with 'blog curse' in the past) but then things improved much. Or in short, Blogger FTW :P

So yeah, I decided to stop my personal blog then move everything here. So I'm using the liberty of telling (and warning) you that you might find funky stuffs here. I might blog about the recent situation in Gaza yet at the next entry you might find my doddles and talking about stuffs such as flying cockroaches or others :P

As you can see, there were entries from my personal blog already. Oh, and one more thing, I might blog majority in Bahasa Indonesia. I believe some of you already freaked out with my horrible grammar. LOL. 

Going to change the layout soon. This dark layout kinda creeps me out.

Saturday, January 24, 2009

Your daily dose of information

Konon tarian Reog diciptakan Ki Ageng Kutu, abdi Raja Bra Kertabumi dari Majapahit. Ki Ageng Kutu kecewa atas perilaku Kertabumi yang korup dan banyak diatur oleh Kerajaan Cina, ia menggunakan tarian reog untuk menyindir Kertabumi. Kepala singa melambangkan Singa Barong, simbol Kertabumi, sedangkan bulu-bulu merak di puncak kepala singa adalah simbol Kerajaan Cina. Dalam tarian Reog terdapat sekelompok penari Gemblak yang menjadi simbol pasukan Majapahit dan Warok sebagai simbol pasukan Ki Ageng Kutu. Topeng Singa Barong seberat 50 kg ditopang dan ditarikan oleh Ki Ageng Kutu sendiri dengan menggunakan giginya.

(sumber: wikipedia)
Gw dapet dari artikel di sini. Biasa lah gw, tiap awal taun cek websitenya Sariayu buat liat tren warna terbaru :D *doyan dandan* 

Gw pribadi suka Sariayu soalnya dari segi harga itu sangat sangat terjangkau XD Ya gw sih juga pemuja L'Oreal Maybelline dan tetep ga bisa nahan iman kalo digeret ke MAC, Make Up Forever, Skin Food, The Body Shop, The Face Shop dan Shop-Shopan lainnya XD Tapi ya kulit gw ini kulit kampung, hakhakhak. Pernah sekali gitu gw dikasih produk Clinique muka gw malah jadi mbladus. Pake Sariayu kok jadi mulus lancar jaya, hoho. Jadi lumayan lah, hasrat dandan terpenuhi dan dompet masih lumayan aman XD

Omong-omong, tren warna 2009 ini kok medheni ya? :| Yang 'Merak Kasmaran' itu lho. Gunjreng bener. Yang 'Reog' not bad lah :D Cukup 'kalem'. E kecuali untuk lipstick sama liquid lip colornya. Tetep aja warnanya je ngejreng :| Kalo gw pribadi gw lebih suka yang tren warna taun 2007 'Parijs Van Java' dan tren warna taun 2008 'Kilau Martapura'. Warnanya lebih subtle. Kalo yang taun 2009 ni lebih look-at-me set.

EH TAPI YANG TREN WARNA 2009 INI ADA EYE LINERNYAH! XD DUO MASKARA DAN EYE LINER! JARANG-JARANG CUY, SARIAYU TEH PALING PELIT KALO URUSAN EYE LINER!

E tapi gw masih punya eye liner dari The Body Shop... :| Ya sutra lah XD Sekedar info ajah, hoho.

Yang jadi lagu wajib saat ini di Winamp gw. Bagian stringsnya mantap cuy.



Gorillaz - "El Mañana"

Summer don't know me no more
Eager man, that's all

Summer don't know me no more
He just let me love in my sea
'Cause I do know, Lord,
from you that
Just died, yeah

I saw that day,
Lost my mind
Lord, I'm fine
Maybe in time
You'll want to be mine

Don't stop the buck when it comes
It's the dawn, you'll see

Money won't get there
Ten years passed tonight
You'll flee

If you do that,
I'll be some
To find you

I saw that day,
Lost my mind
Lord, I'm fine
Maybe in time
You'll want to be mine

I saw that day,
Lost my mind
Lord, I'm fine
Maybe in time
You'll want to be mine
Maybe in time
You'll want to be mine
Maybe in time
You'll want to be mine

Friday, January 23, 2009

Kwek

Gw abis liat-liat foto-foto di Facebook saat gw sadar satu hal horor.

Paha gw ndut :| AMIT-AMIT ITU KAYA BEBEK DAH.

Huhuhuhuhu, kwek *lho*

Ada dua pilihan.

Satu, ganti pose foto jadi kaki gw ga keliatan gede.

Atau dua, olahraga ngurusin badan.

Lebih mudah yang pertama sih, huhuhu.

Kwek.

Thursday, January 22, 2009

F is for four-strip comic...

L is for the way you look at me
O is for the only one I see
V is very very extraordinary
E is even more than anyone that you adore

L.O.V.E dalam komik 4-strip :D *dijitak*

Wednesday, January 21, 2009

Okay. Now I understand the reason.

Okay, now I understand why some of you choose NOT to vote for the elections. Well, at least give your voice for the presidential elections, pretty please?

In the meantime, I appreciate your decision of not voting.

I clearly understand it.

I just saw it now.

Yes, I do have severe sore eyes. One need to whack the designer and put the designer inside the boiling pot. Rinse and repeat.


In the mean time, please let me excuse myself to find some fork to stab at my eyes. At least it would be much better than looking at that pic. Thanks.


P.S. If you're wondering why on Earth I would put this pic here despite the fact that I'm dissing this pic so much is because I don't want to suffer alone. So I share the darkness with all of you.

Jenius Mendadak

Behold to the power of client.

Jadi gw lagi ada proyek freelance nih. Bikin dua logo dan satu website. Tadi siang klien gw SMS gw gitu, nanyain progress dan kapan bisa ketemuan.


Gw: [SMS] 'Baik bu, hari Jumat saya akan datang. Web masih progress, logo dua-duanya sudah selesai.'

- Bohong ding, padahal logo baru jadi satu... -

Klien: [SMS balesan] 'Oke Retno. Tolong kirim logonya via e-mail sekarang. Saya tunggu.'

5 menit kemudian...

SEMUA LOGO SELESAI.

Ya, dua-duanya.

5 menit. Kelar.

Tuesday, January 20, 2009

The perfect way to eat cookies and milk

Masukin dulu chocolate cookies ke mulut. Kunyah. Tapi jangan sampe hancur. Kunyah kasar aja 1-2 kali kunyah.

Abis itu tenggak satu tegukan susu coklat. Let them mixed.

Ati-ati kesedak. Gw udah kesedak 3 kali gara-gara ini.

Nevertheless, it's super good.

All in a day's life

Hari ini ndak ada ilustrasi dulu lah ya :D

Jin blog lagi nyambet nih. Katalisnya ya apa lagi kalo bukan buku 'Ciao Italia!' bikinannya si Macchi, hweh. Ga blognya, ga bukunya, adanya sakit ati mulu. Jeritan jiwa paling kenceng nongol pas dia naro foto Trevi Fountain, buhuhuhuhuhuhuhuhu! Pengen rasanya keluar negeri deh (seumur gw idup ini, belum pernah gw menjejakkan kaki keluar pulau Jawa. Cuman sekali gw keluar Jawa, itu ke Kalimantan. Balikpapan, tepatnya. Dan itu pas gw kelas 2-3 SD.) Saat ini masih terdampar di Jakarta, hweh. 

"Lu mintanya ketinggian sih! Minta kok ke Inggris. Ke Jepang. Ke Malaysia atau Singapura dulu kek!"

Lha gw baru tau ada standar maksimum permintaan ke Tuhan yoo :| Lagian ya mohon maaf nih, tapi gw ga ada minat ke Malaysia atau Singapura. Ga tau kenapa ya, ga minat aja. 

Tetep deh, ke Inggris dan Jepang, hoahaha.

Eniwei, gw ngapain ya ngeblog gini.. Uh iye, cerita :D

Ada yang bilang kalo cinta sejati itu adalah cinta setelah cobaan bertubi-tubi *jeileh* Ada juga yang bilang unconditional love. Tapi ada juga kasus (walopun skala 1 dibanding sejuta) di mana kasus unconditional love ini karena ga ada pilihan lain, hehe.

So yeah, I should say that I have unconditional love with this house XD

Rumah ini bisa dibilang rada nyebelin. Kalo manusia itu punya hobi ngupil, kentut atau ngorok, ni rumah punya hobi BOCOR. Bocornya bisa dimana-mana, udah gitu bocornya ngumpet. Air merembes lewat celah plafon lah, lewat celah dinding lah. Ada-ada aja. 

Rumah ini aslinya ekstensi dari rumah tetangga. Jadi tetangga gw itu ngerasa kalo rumah dia itu (dengan tambahan - semacem paviliun gitu deh) kelewat gede, jadi dijual ke bokap gw. Bokap gw setuju dan beli rumah itu. Beberapa bulan direnovasi, akhirnya Agustus 2008 gw dan adek-adek gw tinggal di situ.

Nah, tentu aja desain rumah ini ga lepas dari campur tangan ortu gw. Terutama nyokap. Dan kalo udah ngomong soal desain rumah sama nyokap, anak-anak GA BOLEH ngalah. Karena jadinya ngaco semua. Harus gontok-gontokan. 

Ya, dan itu termasuk lemari komputer segede bagong yang tiba-tiba aja ada di ruang TV.

Gw sama adek-adek gw langsung mikir, "what the Hell?"

Pertama, gw udah ada laptop. Nginyem dengan tenang di kamar.

Widya dan Yudo? PC mereka adem di kamar.

Buat apa lagi coba lemari kompie? Dibilangnya "kalo ada PC baru!" Errr, kan KALO yah.

Akhirnya dari awal ni rumah dan lemari itu ada, tu lemari cuman jadi tempat numpang lewat palu, paku dan barang-barang lainnya. Ga dipake sama sekali. Jadi rumahnya laba-laba.

Sampe hari ini. Yudo ngeluh kalo kita butuh lemari buku lagi. Buku kita bertiga udah seabrek dan ga punya tempat. Akhirnya Widya ngasih ide supaya buku di lemari baris pertama atas dipindah aja ke lemari komputer yang kosong. 

Begitu kita ambil buku-bukunya, eh ada koloni jamur :|

Setengah panik, gw ambil semua buku dan ternyata dinding belakang lemari buku itu udah jadi koloni rayap dan jamur.

And this is the part when I feel proud. Soale ga hanya koloni jamur, GW JUGA PUNYA KOLONI RAYAP.

*digeplak*

Ya oke, gw tau. Menjijikkan. 

Akhirnya kita pindahin SEMUA buku ke lemari komputer itu dan dinding lemari buku yang udah bulukan itu kita jebol. Lemarinya sendiri tetep kita pake.


Penyebab jamur itu ternyata dinding lembab yang gara-gara air hujan yang ngerembes lewat celah plafon. HAYAAAAAAAAHHH!

E tape deh :| Gw sampe bilang ke Yudo kaenya ni rumah perlu dicat ulang pake cat anti bocor. 

Tapi dari hal kaya gitu, gw jadi nyadar satu hal. All in all, I feel lucky that I'm experiencing these kind of stuffs. Rumah bocor lah, ganti elpiji lah, ngecek listrik lah...

Soalnya itu bakal kepake ntar. You couldn't expect your house will operate perfectly OK every day. Pengetahuan trivia kaya gitu bakal berguna kalo ya nantinya ada rumah sendiri dan kita harus benerin.

Ya balik ke soal unconditional love tadi deh :D Love is about take and give. I take something precious from this home. A knowledge :D

Monday, January 19, 2009

My midnite scribbles...

@BreakingNewsOn: Sky TV: Two rockets fired from Gaza into Israel despite Hamas announcing immediate ceasefire.

Israelite: "Finally..."

Palestinian: "Yeah. Peace."

BOOM!

Israelite: "I see nothing."

Palestinian: "We have ceasefire!"

In order to obtain the peace, both sides should hold themselves back without any attempt to bomb each others.

(via my personal blog - Kap's Random Thoughts)

Political cartoon

@BreakingNewsOn: Sky TV: Two rockets fired from Gaza into Israel despite Hamas announcing immediate ceasefire.

Israelite: "Finally..."

Palestinian: "Yeah. Peace."

BOOM!

Israelite: "I see nothing."

Palestinian: "We have ceasefire!"

In order to obtain the peace, both sides should hold themselves back without any attempt to bomb each others.

Sunday, January 18, 2009

Drunk


Late-at-nite drinking. Milk.

Gw segitu payahnya sampe minum susu pun gw bisa mabuk XD Gw suka banget ama susu, dan kalo kebanyakan gw bisa cengengesan sendiri. Sarap sendiri XD

Saturday, January 17, 2009

Manga version

Eve and Wall.E in manga version.

At least for me :D Gambar cepet aja. Semua gambar di comic diary ini ga lewat sketsa. Langsung gambar pake rapido.

No hassle :D


Going online. Cold chocolate milk. Snacks. Nice playlist. Full Tummy. Perfect Saturday Nite.

Friday, January 16, 2009

3 AM-mood with everything


3 AM + Headphone = Daft Punk

The mood suits. Actually 3 AM suits with everything. 

Thursday, January 15, 2009

A day in a freelancer's life...


if($belajar == "PHP")
print("mumet");

else
print ("kwek");

KWEK KALO NDAK BISA RIBET INI JADINYAH KWEK



Ideas.

Dari kotak, kotak-ga-jelas, er-itu-daun-bukan?, serius-itu-daun, daun, daun-krisis-identitas... Sampe jadi kotak. Yeah, it's a game of chasing the tail.

Wednesday, January 14, 2009

Building a website.

"Kayanya gini udah bagus..."

- Lima menit kemudian -

Ctrl + N. New Layer.

...


Remember where the thought is 
I brought all this 
So you can survive
When law is lawless

- Gorillaz [Clint Eastwood] -

It's 3 AM and the mood suits. Iseng aja gambar.

Tuesday, January 13, 2009

Some faces at the Net

Beberapa emoticons :P Banyak yang nanya ke gw, "Kap, 'XD' teh apaan? 'X3' tu apaan sih?" XD

BTW, ini versi bagusnya (hasil di-scan) -

My house is my audience

Playlist: Depapepe, Daft Punk, Linkin Park, Marilyn Manson, Utada Hikaru.

Dengerin musik pas lagi beberes rumah ngasih boost up energy 500% XD

'Twas a dark, cold, rainy nite...

Twitter, Plurk, Tumblr, Smashing Magazine.

Monday, January 12, 2009

Less is more, and more is still less than the rest of the majority.

Waktu gw lagi nonton video di Youtube, ada orang ngasih komen -
tomtom11222: very gay fucking ugly jew.
Dan dijawab -
Roamer2007: I thought we passed the era of anti-semitism, does it really matter if someone jew, gay, black or whatever?
Mungkin kita butuh orang seperti Roamer2007 sedikit lebih banyak di dunia ini.

Never going too far from paper, pen and crayons.

Inget keinginan gw yang gw pengen lakuin?

Baru jadi empat sih :D


Entry for today. Itu gw dalam bentuk chibi pake kostum kodok :D


P.S. I should say that I made this not from nowhere. This work of genius that inspired me. A lot.

Sunday, January 11, 2009

Kalo soal jodoh, urusan gw. Kalo soal urusan resepsi, urusan sekampung. Gitu?

Hari Sabtu kemarin gw nemenin nyokap gw ke undangan -- Ini penyebab nyokap dateng mendadak ke Jakarta -- dan yang nikah itu adalah temen baik keluarga nyokap pas jaman nyokap masih kecil dulu di Balikpapan.

Niwey, pas siangnya gw masih di rumah, gw ngobrol sama Yudo soal tips dan trik menjajah makanan di resepsi. Yang kita tau itu ada dua golden rules di acara resepsi pernikahan.

Sesuka apapun lu sama kambing guling, jadikan makanan satu ini sebagai pilihan terakhir. Makanan satu ini adalah top hit di setiap resepsi pernikahan. Antrian paling mulai duluan, antrian paling panjang dan paling cepet abis. Itung aja deh, 30 menit setelah MC ngomong "bapak-bapak dan ibu-ibu bisa menikmati hidangan yang disediakan" itu kondisi udah kritis. Itu juga kalo tamunya pada manut ambil pas udah disuruh. Lha biasanya sering colong start kok. Setelah kambing guling, ada juga makanan yang masuk ke top hits yaitu dim sum dan zuppa soup. Untuk itungan dessert, puding karamel (kalo pinter ngolahnya), es krim dan tiramisu.

Agak rugi ambil nasi di resepsi pernikahan. Soalnya itu nasi, plis deh. Ya bukan gimana ya, tapi itu bukan makanan yang super aneh yang lu ga bisa temuin di mana-mana. Maksud gw, abis dari resepsi lu juga bisa beli dan makan nasi di manapun. Kalo di resepsi nikahan gitu ada makanan yang lu tau lu ga bakal bisa makan tiap hari, INCER. Dan itu, ya, termasuk kambing guling.

Nah, waktu gw ke resepsi kemarin itu sama nyokap, itu udah telat banget. Udah jam setengah 9 malem bok. Dan gw lagi laper banget. Sampe sana, ternyata itu adalah resepsi pernikahan yang ga terlalu besar, untuk kalangan teman dekat dan keluarga dan tempatnya boleh gw bilang agak lavish. Di Hotel Aryaduta.

DAN MAKANAN MASIH TERSEDIA.

Waktu gw di sana, kambing guling masih banyak. DAN TIDAK ADA ANTRIAN. 

ARE YOU FRICKING KIDDING ME? XD

Buset dah, kemarin itu bener-bener resepsi nikah paling enak dan pewe sepanjang gw datengin resepsi nikahan. Ya sebenernya sih pas sodara sepupu gw nikah dulu juga suasananya enak, tapi ya ini bukan dari kalangan keluarga, jadi buat gw ya berita baru :P

Kaget juga gw ada resepsi kaya gini, dan itu emang nyaman banget. Nyokap juga bilang "enak ya, suasananya ga rame."

Dan gw ngomong, "ya yang dateng juga ga sekampung Ma. Nindya juga pengennya kaya gitu kali pas merid ntar. Ogah dijadiin pajangan di pelaminan. Apalagi kalo tamunya banyak. Hih."

Abis itu nyokap ngliatin gw. Terus bilang, "ya kalo rame gitu kan dari temen-temennya orang tuanya Nin."

Dan ntah kenapa gw punya perasaan kalo ntar gw merid ortu gw ga bakal nglepasin gw gitu aja untuk ngadain pernikahan according to my way. Karena ya kalo lu nanya gw maunya resepsi nikah itu kaya gimana, gw ya maunya yang biasa aja. Ga usah pake kebaya yang ribet atau adat macem-macem. Yang dateng juga ga usah kebanyakan. Minimal gw kenal lah, siapa yang dateng. Ga lucu amat gw masang senyum mulu padahal gw ga tau yang gw cengirin itu siapa.

Ya gw tau ada lah yang komentar yang menentang anggapan gw ini. Dimulai dari 'it's inevitable', 'ya lu harus nurut kemauan keluarga Nin' sampe 'ngejaga adat Nin', gw ga mau kalo di hari pernikahan gw itu gw malah ga nyaman. E plis deh, itu bakalan jadi hari bersejarah buat gw, ngapain gw nyiksa diri gw sendiri? Okelah kalo emang harus pake adat, gw juga masih oke-oke aja pake kebaya (GYAHAHAHAHHAAHAHAHHAHA) tapi ya gw ga mau yang kelewat ribet. Sampe yang pake adat pecah telor atau apalah itu. Kasian buang-buang telor. Sekarang telor satu kilo enam belas rebu. Mending itu telor diceplok atau jadi telor dadar abis itu dimakan pake nasi. Kenyang.

Dan gw sangat menghindari jadi manekin di pelaminan.

Pegel. Cape. Kalo gw harus jadi pajangan di pelaminan itu buat disalamin tamu, gw bisa aja kan sama suami gw ntar turun dari pelaminan, ngobrol sama tamu yang lain? Foto-foto sama tamu? Susah amat sih? God, sometimes I hate myself being Javanese. I am effing World Citizen for effing sake.

DAN GW PENGEN MAKAN KAMBING GULING PAS GW MERID NTAR. Enak aja, gw keluarin duit buat mesen kambing guling, gw ga makan pas resepsi? Heh.

Tapi kalo inget-inget tatapan nyokap ke gw kemarin itu, kaenya susah deh. Huh.

Yang gw pengen lakukan...

Gw rasa tiap orang punya hal-hal yang pengen mereka lakuin, tapi belum/ngga mereka lakuin.

Dan alasannya bisa bermacem-macem. Entah 'nanti juga bosen/berhenti', 'ga ada waktu', 'kayanya gw ga bisa deh', 'ga ada duit' dan lain-lainnya.

Gw sendiri juga kaya gitu.

Tapi gw ngerasa kayanya untuk beberapa hal gw harus stop berpikir kaya gitu. Come on, apa sih susahnya bikin buku harian dalam bentuk komik 4-strip?

Dan gw ga perlu trace di Photoshop kaya yang gw selalu kerjain buat komik di Ruang Freelance :P

Now you know what I want to do.


Friday, January 9, 2009

[Bahasa Indonesia] Dua sisi mata uang dan siapa yang paling butuh...

First off, I'm sorry for some of you readers here that didn't speak Bahasa Indonesia. This entry is such an emotional one for me and somehow I think Bahasa Indonesia could express my feelings more. In short, this entry is a plea for some Indonesians to see the two sides of the coin about Israel v. Palestine rather than being blinded by false accusation and stuffs and to know that our friends at Papua, the earthquake victims, need us more.

==

Saya kalau lihat berita akhir-akhir ini bawaannya miris melulu. Ga berita beneran, ga berita gosip. Kalo gosip selebritis, ada yang lagi cerai lah, pisah rumah lah, depresi lah, diguna-guna lah. Liat berita beneran, ada yang lagi perang lah, korban berjatuhan lah, gempa bumi lah...

Ya ya, saya tahu. Yang lagi heboh itu Israel versus Palestina. Dan kalo liat berita di TV Indonesia, bawaannya jadi emosi.

Bukan emosi sama Israel.

Emosi karena banyak rakyat yang masih goblok. Dudut bener.

Emosi, karena Israel belum mau manut sama resolusi PBB dan Amrik diem aja, terus banting-banting kursi KFC, gitu? Emosi, karena korban ratusan jiwa di Palestina oleh agresi militer Israel, terus ngerusak sinagog, gitu?

Emang itu nyelesein perang? Emang itu ngaruh gitu ke daerah Palestina? Terus perang langsung stop berhenti, gitu? Kalo iya, udah dari sebelum taun baru daerah Timur Tengah aman.

Dan jujur saja, saya agak kesundut kalo di berita-berita, diposisikan kalo seolah-olah Palestina itu 'si lemah yang tidak berdaya'. Selama 8 tahun sebelum akhirnya Israel melancarkan agresi militer pada akhir Desember tahun 2008, HAMAS sudah rutin bombardir Israel. Hm. Dikira ga ada korban jiwa saat itu?

Seperti teman saya, Wortel, bilang di komen di entry sebelumnya.
let me ask you one thing:
if your neighbor keeps throwing bombs at your house and yards, are you going to keep silent?
Okelah, saya ga tau apakah agresi militer ini upaya pembelaan diri atau ngamuk setelah 8 taun dikirimin paket bom. Mending paket piring cantik. Tetapi saya pribadi ngerasa kalo ini agak aneh juga kalo kita ga melihat bahwa HAMAS sendiri adalah garis keras. Dan buat mereka, perdamaian itu (mungkin) bombardir lahan orang.

Saya tidak membela siapa-siapa di sini. Saya tidak membela Israel, dan saya juga tidak membela Palestina. Saya bersimpati. Saya bersimpati akan korban jiwa yang luar biasa banyak di Palestina di mana sepertiga dari mereka adalah wanita dan anak-anak. Saya pribadi benci setengah mati apabila terdapat perang yang melibatkan rakyat sipil. Kenapa sih mereka ga dikasih lahan sendiri buat gebuk-gebukan, bunuh-bunuhan? Apapun deh, asal jangan ngebunuh orang ga bersalah. Even I didn't see anything civilized from Civil War. Perlu dikirimin ke planet mana gitu, di galaksi mana gitu, supaya perang sendirian aja, ga usah rusak Bumi? 

PBB bukannya diam saja. Dikira dengan tekanan gila-gilaan dari semua negara di muka Bumi ini PBB ga stres? PBB bikin resolusi damai, tapi Israel sempet menolak. Kenapa? Sebelum teriak "DASAR ZIONIS!", alasan Israel menolak itu karena di dalam resolusi PBB itu tidak disebutkan bahwa HAMAS sendiri JUGA HARUS STOP NGEBOM LAHAN ISRAEL. Ya siapa yang mau? Israel stop agresi militernya terus HAMAS balik gebuk? Ga akan selesai itu perang. Both parties need to stop. Israel harus stop agresi militer, HAMAS juga ga usah macem-macem. Dan tolong itu ranjau, senapan dan tombol nuklir disingkirin. Ga usah deket-deket. Hawanya buruk.

Tadi sore saya lihat berita, Amerika Serikat menyatakan abstain terhadap resolusi PBB. Yah, saya rasa mendingan lah daripada veto. Rasaan Amerika kalo ada Israel itu suka veto sana-sini. Sekarang daripada diomelin segedung PBB, abstain deh. Kalo sampe veto juga, kebangetan namanya. Minta dimarahin.

Dengan segala aksi massa di Indonesia yang menentang agresi militer Israel ke Palestina, saya ngerasa miris. Miris karena temen-temen kita di Papua lagi berjuang juga. Berjuang menata hidup kembali. Okelah, kita ngirimin sukarelawan ke Palestina sono, bahkan katanya ada yang mau ikutan perang alias jihad. Tapi kalo kita bisa gitu, kita harusnya bisa juga dong, bantuin sodara-sodara kita di Papua? Lagian ndak perlu ribet ngurus visa sama paspor. Masih satu negara ini.

Jadi daripada maki-maki di depan McDonalds (padahal ujung-ujungnya kalo laper makan ke McDonalds juga) ga ada juntrungnya, bakar-bakar ban padahal harga minyak lagi aneh, kenapa kita ga coba lihat teman kita di Papua?

3 AM-sudden thought

Actually I got this from my Tumblr.

"I will start being nicer if you start being smarter."

Or if being smarter is too hard for you, at least please being more polite.

Actually being polite already smart though.

Thursday, January 8, 2009

"It's just a little crush.." - Ngok. Lupa gw sapah yang nyanyi tu lagu

A really good friend of mine chatted with me yesterday. Dan dia curhat soal pedekate dia ke cewe. Waktu pas chatting gitu dia sempet komentar kaenya 'masa kejayaan' dia itu udah lewat. Kalo dulu dia pedekate ke cewe dan respon dari si cewe itu positif banget (dan dia bilang sampe ada selingkuhan segala -- ini jangan ditiru!) sekarang kok rasanya susaaaaah banget. Pedekate ke satu cewe, pas awal jalan kesannya udah OK, tapi pas dikontak kok susah banget. Alasannya sibuk molo. Pedekate ke cewe lain, pas ketemuan udah klop, tapi begitu dikontak lagi kesannya 'angin-anginan'.

Pas ngobrol itu sih gw ada kesimpulan:

  1. Si cewe jual mahal.
  2. Si cewe (mungkin) lagi ga ada duit atau pulsa abis dan lagi kere bet jadi ga bisa bales SMS atau miskol.
  3. Si cewe males nanggepin balik which is artinya dia ga tertarik.

Kalo jual mahal, kaya temen gw bilang, "jangan kemahalan hoi! Lagi krisis global ini!" Dan gw bilang juga ada batasnya untuk yang namanya jual mahal itu mah. Gw ga tau sih ya soalnya tiap orang kan beda-beda, tapi gw lebih mendingan ada jawaban ya atau ngga daripada sok jual mahal padahal aslinya ga minat. Ya gimana ya, kalo ga minat ya bilang. Jadi orang juga ga buang-buang waktu dan materi. Kalo emang minat ya bukan berarti langsung act cheap juga lah. Jual mahal bagus kok, soalnya ya cewe harus punya standar :P Tapi kalo emang minat ya hargain lah usaha si cowo yang heboh pedekate sampe antar jemput gitu. You don't really have to throw yourself into the water if you want to get a fish.

Kalo kere yaaaa... Udahlah :D Rada-rada ga ketolong itu dong :P Kecuali kalo ada yang mau beliin pulsa gitu, hohoh.

Kalo ga minat ya udah. Abis perkara. Tapi ya itu kaya yang gw saranin. Gimana juga kasian orang pedekate (walo ada beberapa orang pedekate gayanya macam orang sarap juga sih. Ini dibahas ntar) udah ngrelain waktu dan tenaga. It's not that we should take any granted for all the efforts but then the sacrifice is there. Kalo emang ga minat ya bilang. Ya kalo takut nyakitin ati si cowo yang pedekate ya sebenernya sih itu pinter-pinternya si cewe ngomong. Atau masalah kedewasaan diri si cowo.

Seorang cowo berhak menyukai seorang cewe. Tetapi si cewe juga berhak untuk menerima atau menolak si cowo dengan porsi yang sama. Dan jangan salah lha, nolak juga butuh keberanian besar. Ngomong "maaf kita berteman aja" itu udah cukup nunjukin kalo si cewe itu ngehargain si cowo, jadi si cowo ya selayaknya ngehargain si cewe dengan nerima keputusan. Jadi ya jangan salahin si cewe kalo dia ga nerima cuy. Cinta ditolak kok dukun bertindak.

Eniwei, temen gw itu nanya gw (walopun ga secara langsung) cara narik perhatian cewe. Gw sebenernya kaget juga pas dia nanya gitu ke gw. Tu anak demen nyela gw soalnya, wakaka. Kaget juga gw ternyata dia nganggep gw cewe normal, bukan cewe anomali :P

Yang pertama itu variasi di SMS. Temen gw bilang kalo dia SMS gebetan dia itu ya standar gitu. "Lagi ngapain? Sibuk kerja? Dah makan belum?" Gw bilang itu plain. Banget. Rada bosenin. Dan itu rada-rada ngelanggar saran kedua yang berupa jangan sampe kesannya lu kae interogasi gebetan lu. Plis plis plis plis plis plis jangan terlalu banyak kasih tanda tanya ke tiap akhir kalimat lu, ga peduli seberapa cinta lu sama tanda '?' dan mungkin udah ngikat janji seidup semati. Siapa sih yang demen diinterogasi?

Gw ada nih kenalan lewat Flickr. Cowo dan bukan orang Indo. Dan dia kirim-kirim e-mail ke gw. Pas awal-awal masih okelah, tapi lama-lama gw senep juga. Dia itu nanyaaaaaaa mulu di e-mailnya. Udah gitu nanya macem 'berapa penghasilan rata-rata orang Indonesia? Apakah pasokan minyak bumi di Indonesia mencukupi konsumsi dalam negeri?' Ebuset, plis deh mas, situ pikir sini kantor berita ANTARA apa? Ya gw bilang meneketehe. Dan ya dia ngirim e-mail tiap kali - TIAP KALI, lebih dari sekali lho ya - gayanya ya kaya gitu. Ntah dia yang emang ga bisa sosialisasi sama manusia lain atau emang ada apanya dong dang ding dong di dalem kepala dia.

Sumpah gw ilfil. 

Gw ga tau cewe-cewe lain gimana, tapi ya lu bayangin aja deh kaya iklan rokok A Mild yang si cewe posesif. Di mana? Ngapain? Sama siapa? Udah default gitu, jadi bosenin. Kalo bisa malah dihindarin.

Jadi kemarin gw bilang sih, dua pertanyaan itu udah cukup. Tiga pertanyaan itu maksimum tapi ada kemungkinan SMS dia ga bakal dibales. Jadi ya gw kasih saran gimana kalo nulis di SMSnya, "lagi ngapain? Sibuk kah? Jangan lupa makan ya." Seperti biasa, pertanyaan buat ngebanting es. Alasan supaya SMS lu bakal dibales, tepatnya. Dan ini saran berikutnya, satu kalimat bernada perhatian buat, well, ngasih perhatian. Nunjukin kalo lu perhatian ke gebetan lu. Ga cewe ga cowo, semua juga suka kalo diperhatiin kan? Ya kalo emang niat pedekate ya kasih nada berkesan perhatian dong. Jangan nanya mulu. Kesannya kaya jaksa penuntut gitu.

Terus jangan terburu-buru. Maksud gw di sini ini ya take your time. Jelas lu lagi deketin gebetan lu pasti penasaran gimana perasaan dia juga dan mungkin ada keinginan buat jalan lebih serius lagi, tapi ya jangan langsung disruduk gitu. Masa baru sekali jalan bareng udah bilang ai lop yu yu lop me? Ada juga orang kabur dengernya. Kecuali kalo lu sama gebetan lu itu aslinya udah bertemen lama atau emang udah kenal duluan dan ada percikan-percikan romantika di hati yang bersemi *HALAH*. Tapi gitu juga ga bisa langsung serius juga. Malah kadang kalo yang awalnya dari berteman itu agak aneh rasanya. Serba salah dan ada satu titik di mana satu sama lain udah sangat nyaman sehingga mereka ngerasa kalo pacaran itu ga seru.

Yah, tiap orang punya cara dan gaya masing-masing sih buat pedekate. Tapi ya jangan kelewat over juga. Jadi ngegombal nantinya.

Tuesday, January 6, 2009

Yesterday's event

Kemarin gw terlalu senewen buat ngetik dan cerita, tapi karena sekarang Yudo udah sehat total, gw udah jauh lebih tenang. In short, I'm back to old me :D

Jadi kemarin itu Yudo jatuh dari atap rumah. Pagi-pagi gitu dia bantuin bokap gw betulin genteng dan - menurut bokap gw - ada bagian dinding dari rumah tetangga yang ternyata rapuh dan karena ga kuat nahan beban, akhirnya Yudo jatuh. Dia jatuh di atap asbes tetangga (yang juga rapuh) dan sempet ngehantam laci tinggi yang isinya peralatan memasak (tetangga gw itu usaha roti.) Abis itu baru jatuh ke lantai.

Waktu kejadian itu gw lagi di kamar. Widya lagi nonton TV. Gw denger pertama itu suara runtuh abis itu nyokap gw teriak. Gw sempet ngira plafon lantai 1 ambruk, tapi gw denger nyokap teriak nama Yudo. Gw langsung lari keluar dan gw denger nyokap ngomong "Yudo jatuh! Yudo jatuh!"

Dan gw langsung panik setengah mati.

Gw takut banget kalo dia jatuh dari atap langsung ke tanah. Gw takut kalo dia jatuh kena pagar besi yang ujungnya runcing. 

Gw lari nyusul nyokap ke rumah tetangga dan gw liat Yudo keluar rumah dengan leher penuh darah. Gw kaget dan Yudo cuma ngomong "gapapa kok, gapapa.." GAPAPA PALE LU. 

Pas dicek, ya Alhamdulillah dia 'cuma' kepala bocor, luka keiris di kaki, kebeset dan memar sana-sini. Leher dia ya bener-bener gapapa.

Setelah dikasih P3K, dia langsung dibawa ke klinik. Di sana kepalanya dia diobatin dan abis itu dirujuk ke rumah sakit buat further medication. Di rumah sakit, ortu setuju buat CT Scan dan setelah itu mereka pulang.

Gw sendiri seharian jaga rumah. Si Widya ke kampus jadi gw sendirian. Tapi sendirian juga ribet :| Bokap manggil tukang buat benerin atap tetangga dan lanjutin kerjaan di atap rumah. Rese deh pada keliaran padahal gw ngantuk berat. Untung ga berapa lama Widya pulang jadi gw bisa istirahat.

Yesterday was really tense. Yudo tidur terus. Pas dia bangun dan ngobrol, ortu bilang dia sempet temporary amnesia waktu di klinik. Dan pertanyaan pertama yang dia tanyain adalah: "Israel sama Palestina masih gebuk-gebukan kan ya?" XD

Kalo keluarga dan kuliah dia sih inget :) Paling beberapa kejadian aja dia agak lupa, tapi Alhamdulillah sekarang dia udah inget semua :D

Siang ini hasil CT Scan keluar. Dan hasilnya baik-baik aja. Alhamdulillah semua normal, ga ada retak, ga ada gangguan apa-apa juga. Dia juga ga muntah dan ga pusing lagi :) Tinggal ngabisin antibiotik aja dah, heheh.

Sunday, January 4, 2009

Teteup...


Mau umur lu setua apa.. Kadang ada aja saat-saat di mana lu liat makhluk hidup di depan rumah lu dan lu langsung manggil ortu lu.

"Papaaa.. Mamaaa.. Ada anak ayam di depan rumah tu. Liat deh liat..."

Tiba-tiba itu anak ayam dua ada di depan rumah gw di Jakarta gitu. Kayanya punya tetangga.

Friday, January 2, 2009

"To have a voice in the back of my head..."

Ario: Aduh! Papercut nih!

Gw: *langsung begaya metal lengkap dengan sok-sok headbangin'*

Ario: Ngapain sih?

Gw: Lho. 'Papercut' toh? Linkin Park.

Ario: PAPERCUT! KEBESET KERTAS! BERDARAH INI! KOK SITU MALAH METAL-METALAN!

Lhoooo, maap XD Salah ini, wakakaka.

Buat gw, lebih seru dari 'Hari Yang Aneh' dah :P

Adek gw, Ario, tiba-tiba keluar kamar.

Adek: Denger ga tadi suara gedubrakan?

Gw: Heu? Kaga.

Adek: Masa sih? Ada kucing tadi tuh di depan jendela kamarku.

Gw: Kucing? Ga denger apa-apa.

Adek: Yang bener? Tadi barusan gw gonggongin kok...

Gw: Cuy, lu ngapain GONGGONGIN KUCING?

Thursday, January 1, 2009

2009 taun grogi euy~

Buat gw, 2009 taun grogi, hahaha. Doa restunya ya semua, Insya Allah ya gw selesein thesis dan kuliah gw (semoga selese awal taun ini) dan juga gw mau mencoba menapaki *tsah bahasanya...* karir :D

Selain dari diri gw pribadi, yang bikin grogi ya soal Pemilu, hehe. Gw ngobrol sama nyokap, dan dia bilang kadang grogi dan takut juga soal penentuan presiden Indonesia ini. Yah, katakanlah kita yang Alhamdulillah punya pendidikan dan information stream yang luas bisa memilih siapa pemimpin yang baik. Tapi perbandingan orang yang well educated kaya gitu berapa sih dibandingin kelas yang - maaf - not so well educated? Tapi ya buat gw pribadi ga masalah lah, yang penting gw ikut andil suara - menjelaskan kenapa opini gw keras soal staying neutral/golput - lagian Pemilu Indonesia kocak kok. Liat ntar deh :D