Saturday, October 30, 2010

Kap & Mellow Cat: Orang Egois Rese Diharap Minggir

Kejadian ini ga terjadi di dunia nyata, tentu aja, karena kalo bener kejadian, populasi Jakarta mungkin tinggal setengahnya.

Terinspirasi dari kejadian di dunia nyata BTW. Gw mikir kalo orang-orang egois yang bisanya ngalangin jalan di pusat perbelanjaan dan dia geraknya juga lama enaknya dibacokin lehernya.

Atau dimakan sama Mellow Cat.

Sekali lagi, ga usah bertanya-tanya anatomi tubuh Mellow Cat itu kaya gimana. Lu ga bakal mau tau.

DSC01257

Terus tadi iseng-iseng gambar, tapi bukan komik strip. Lebih mirip ilustrasi sih, hehe – ngegambarin isi kepala – jadi ya buat iseng aja. Dikit-dikit diwarnain juga pake pensil warna, tapi karena kertasnya kelewat tebel dan kaku, kurang enak ngewarnainnya.

DSC01255

Monday, October 25, 2010

Kap & Mellow Cat: Di BiNus, lokasi itu penting!

DSC01251

Nyalain WiFi, nunggu sampe lumutan, ga dapet-dapet. Dibilangnya “No Available WiFi.”

Geser duduk dikit, geser laptop kira-kira 5 senti, dapet dah WiFi :D

Lokasi kejadian: Ruang Akademis BiNus Kijang.

image

Thursday, October 21, 2010

Ngomong Komik: ‘Blacksad’ oleh Juan Diaz Canales dan Juanjo Guarnido

Ngomong komik lagi yooooooooooo!

Buat yang lagi bingung-bingung nyari referensi graphic novel atau bacaan bagus, gw saranin buat kalian baca ‘Blacksad’.

Seperti biasa, adek gw – Yudo – yang ngasih info soal novel grafis ini. Penasaran, gw iseng cari infonya di Wiki. Walopun pengarang dan tukang gambarnya orang Spanyol, target utama untuk novel grafis ini justru Perancis. Gaya grafis novel ini adalah gaya noir yang latarnya di Amerika Serikat di akhir taun 1950-an. Tau Dick Tracy? Tau film-film detektif/misteri ala Alfred Hitchcock? Nah kira-kira kaya gitu deh. Cewe-cewe tipe James Bond’s girls, trench coat dan gaya hidupnya :D

Blacksad_1_00
Pas awal ngeliatnya mungkin rada aneh. “Kepalanya hewan, tapi badannya dan perilakunya manusia. Ini film kartun?”

Hoho, bukan.

Seperti yang ditulis oleh Steranko di komik pertama Blacksad - ‘Somewhere Within the Shadows’ -
ScanImage034
“Rather than animals who act like people, the creators’ approach is predicated on people who resemble animals. … Who hasn’t likened a shrill librarian to a bird or a construction worker to a bear or an old aunt to a cow?”
Interesting approach. Hitler as a cat.

John Blacksad (atau kadang John H. Blackmore - nama samaran Blacksad) adalah seorang private investigator/private detective/private bodyguard yang dengan koneksinya kemana-mana, bikin dia terlibat beberapa kasus skala nasional. Dia berurusan dengan mafia setempat, skandal keluarga terkenal sampai terlibat dengan orang bekas NAZI.

Buat yang suka cerita-cerita detektif taun 1950-an/noir detective dan thriller, Blacksad ini highly recommended. Dan artwork-nya. Wow. Artwork-nya. You can’t get that kind of artwork anywhere in this world.

Karakter kesukaan gw itu Smirnov :D Inspektur polisi, anjing German Shepherd :D Kereeeeeennnnnn!

Blacksad_1_10
Satu-satunya kekurangan grafis novel ini adalah jumlah volume-nya yang kelewat seiprit :| CUMA TIGA VOLUME. CUMA TIGA – Somewhere Within the Shadows, Arctic Nation, dan Red Soul – masing-masing dengan cerita yang ciamik. Katanya sih penerbitnya bangkrut, walopun kok kayanya ga mungkin banget ya. Lha ceritanya keren gini kok. Tapi emang iya sih, susah nyarinya :| Kalo ada yang nemu di Jakarta sini, punten kasih tau ya.

Saat ini gw lagi aplod scan-nya ke Dropbox gw. Gede jeh, 52 MB. File .zip. Nanti gw apdet entry ini kalo file-nya udah komplit diprosesnya ya :)

P.S. Baru ngecek lagi di Wiki, rupanya yang bangkrut itu penerbit US-nya. Volume ke-4 Blacksad diterbitkan di Perancis bulan September 2010. HAYOH SAPA GITUH YANG JAGO FRANCAIS-NYA, TERJEMAHIN!

Update: Scanlation Blacksad udah tersedia di Dropbox gw :D Silakan klik di sini untuk mengunduh.

Monday, October 18, 2010

Kap & Mellow Cat: Pakaianmu, er, jurusanmu? :D

Quick sketch ya, soalnya digambar barusan di Ruang Akademis di kampus BINUS Kijang :D Mendadak keinget kejadian minggu lalu.

DSC01248

Kalo ngajar, pakaian gw jarang/ga pernah formal. Biasanya kaos, jaket, jeans (udah butut juga) sama sepatu kets.

Kalo gw ngajar, biasanya nongkrong dulu di ruang Akademis (seringnya sih di Anggrek) dan pas gw lagi nongkrong gitu, ada staff nyapa gw.

Baru ngajar semester ini ya bu?”

“Iya. Baru keliatan semester ini kan pak? Hehe.”

“Iya. Omong-omong, ibu dosen DKV ya?”

“Hah? Wahehehe, bukan pak. Saya dosen Entrepreneurship.”

“Oh ya? Soalnya penampilannya kaya orang DKV.”

Hohoho, seneng gw dikira dosen DKV XD Jadi secara penampilan, eike sangat ciamik dan kreatif dong ya? XD *digeplak dua fakultas*

Wednesday, October 6, 2010

Coret-coret random selama 2 hari belakangan ini

Random pics.

Sebenernya karena gw lagi bosen, dan di luar ujan. Dan gw lagi dengerin MP3. Owl City tepatnya.

Maap kalo gambarnya jelek. Gw udah lama ga coret-coret di buku sketsa gw. Udah lamaaa banget gw anggurin :(

Temanya semacem elf gitu deh. Peri hutan/peri pohon/elf hutan/elf pohon/ya seperti itu lah.

DSC01229

Yang ini iseng-iseng coret-coret Kap & Mellow Cat vesi ‘bukan chibi’ :D Ada, errrrr, gw/Kap, si Mellow Cat, laptop gw – gw kasih nama ‘Sherlock Holmes’ tapi lama-lama gw ngerasa ni laptop pantesnya dikasih nama ‘Pak Tua’ – sama sendal Susuwatari/dust bunny gw :D

DSC01228

Yang ini edisi ‘Kasih Makan’. Kepikiran aja sih. Tipikal manga Jepang gitu, kan suka ada side illustration-nya. Anatominya payah blas :| Padahal gw udah pake sketsa pensil, tapi tetep ngaco kemana-mana. Huhu, maapkan.

DSC01227

Friday, October 1, 2010

Ngomong Komik: 'Bone' oleh Jeff Smith

Sekali-sekali ga nge-post strip komik, gapapa ya? Hehehe.

Sekarang lagi bagian "Ngomong Komik", walopun kalo bilang 'Bone'-nya Jeff Smith sebagai 'komik' itu kurang pas juga. Tepatnya, graphic novel. Kalo ada yang pengen tau apa bedanya komik dengan novel grafis, sila klik tautan ini.

Balik ke soal novel grafis 'Bone'.


Pertama baca ini kira-kira beberapa bulan lalu. Adek gw, Yudo, yang rekomendasiin. Dia bilang, "baca ini deh. Keren. Kaya Lord of The Ring, tapi minus Frodo Baggins yang cengeng dan suka kesurupan itu."

Sumpe lo itu keren banget. Bener-bener serasa baca Lord of The Ring. Dan tentu aja, minus Frodo Baggins *which is good...* Gollum mungkin si Phoney Bone kali yak? Wahahaha.

Novel grafis 'Bone' ini terdiri dari 9 seri. 9 seri itu sendiri terdiri dari 3 trilogi. Seri 1 sampai 3 judulnya Vernal Equinox, seri 4 sampai 6 judulnya Solstice dan seri 7 sampai 9 judulnya Harvest.

Dan kalo lu baca ceritanya, secara garis besar itu juga mirip dengan Lord of The Ring. Walopun trio Bone itu (Fone Bone, Phoney Bone dan Smiley Bone) ga keluar desa (Boneville) secara sukalera. Diusir, tepatnya. Dan salah satu dari mereka ternyata terlibat dengan kasus yang lebih besar yang berhubungan dengan The Valley. Mereka ketemu dengan anak cewe namanya Thorn yang punya nenek bernama Nenek Ben (dan dipanggilnya "Rose" atau "Rosie") dan pemilik penginapan Barrelhaven yang bernama Lucius. Ada juga karakter serangga bernama Ted yang punya kakak (nama ga diketahui) yang ukurannya 100 kali lipat lebih gede dari dia. Ada juga karakter Naga Merah (The Great Red Dragon) yang asli keren XD

Tokoh antagonis di cerita ini adalah para monster tikus dengan rajanya yang bernama Kingdok dan Tuan Berkerudung (The Hooded One). Kingdok dan The Hooded One ini tunduk sama Raja Belalang (The Lord of The Locusts).

Fone Bone dan dua "monster tikus bodoh"
Bone Volume 1: 'Keluar dari Boneville'/'Out of Boneville' 

Kalo ditanya siapa karakter favorit gw di cerita ini, gw suka banget sama dua karakter monster tikus bodoh XD Ada dua monster tikus yang selalu ada di tempat dan waktu yang salah. Udah gitu giblik banget. Mereka manggil satu sama lain dengan sebutan "komrad"/"comrade". Salah satu dari mereka itu agak-agak terobsesi sama quiche XD

Fone Bone dan, yep, "dua monster tikus bodoh"

Alasan utama kenapa gw cinta mati sama grafis novel ini karena Jeff Smith is a goddamn genius. Orang gila dia itu. Main timing di ceritanya keren BANGET. Dan dia jago banget ngegambarin suasana. Gw ga bisa nulisin, karena itu kelewat keren. Kalo lu pengen tau gimana dia ngegambarin suasana tegang, lu bisa baca 'Bone' seri 1 sampai 3, terutama di seri 3 yang judulnya 'Mata Badai'/'Eyes of The Storm' waktu Fone Bone, Thorn dan Nenek Ben dikejar-kejar di hutan.

Buat yang suka baca novel grafis dan lagi nyari-nyari bacaan, gw rekomendasiin novel grafis 'Bone' karya Jeff Smith :) Di Indonesia diterbitkan oleh Pionir Jaya. Harganya berkisar 20,000 IDR - 27,500 IDR. Gw dapet 20,000 IDR waktu lagi diskon, hehe :D

Official website 'Bone' - http://www.boneville.com